Malang – Pembangunan infrastruktur di wilayah Jawa Timur dinilai turut memberikan dampak signifikan terhadap sektor properti, termasuk kenaikan harga rumah di sejumlah kawasan strategis di Malang.
Mengutip dari ANTARA, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengembang Perumahan, dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Jawa Timur, Makhrus Soleh di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis mengatakan, skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) juga menyasar wilayah yang tengah didorong pembangunan infrastrukturnya.
Seiring berkembangnya aksesibilitas seperti jalan tol, pelebaran jalan utama, hingga meningkatnya fasilitas publik di sekitar kawasan hunian, minat masyarakat terhadap properti di Malang terus mengalami peningkatan.
Sebagai informasi, di wilayah Jawa Timur, saat ini tengah dilakukan pembangunan infrastruktur seperti jalan tol Probolinggo-Banyuwangi, dan pembangunan bandara di Kediri. Pembangunan infrastruktur tersebut, juga diharapkan mendorong perputaran ekonomi kawasan.
Mahkrus menambahkan, sementara untuk daerah di kota besar seperti Malang, Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya, pangsa pasar menengah nonsubsidi di bawah Rp500 juta, juga memiliki potensi menjanjikan, seiring dengan pembangunan infrastruktur.

Salah satu project yang merasakan dampak positif tersebut adalah project milik Archipro. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, harga rumah di kawasan ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Jika pada tahun lalu unit rumah masih dipasarkan di kisaran Rp560 jutaan, kini harga telah meningkat menjadi sekitar Rp728 jutaan.
Kenaikan harga ini menunjukkan tingginya potensi investasi properti di kawasan Malang, terutama pada area yang terus didukung pembangunan infrastruktur dan perkembangan ekonomi daerah.
Pihak pengembang melihat, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan nilai properti. Selain mempermudah mobilitas penghuni, infrastruktur yang semakin baik juga meningkatkan daya tarik kawasan sebagai tempat tinggal maupun investasi jangka panjang.
Tidak hanya harga rumah, nilai lahan di kawasan strategis Malang juga diperkirakan akan terus mengalami peningkatan seiring berjalannya proyek-proyek pembangunan di Jawa Timur.
Dengan tren kenaikan ini, masyarakat yang tengah mempertimbangkan membeli hunian maupun berinvestasi properti dinilai perlu mengambil keputusan lebih cepat sebelum harga kembali mengalami penyesuaian.
Project Archipro sendiri hadir sebagai pilihan hunian modern dengan lokasi strategis, akses mudah, dan prospek investasi yang menjanjikan di tengah pesatnya perkembangan infrastruktur Malang.




